Kali ini rubrik Know Your Seaweed akan membahas tentang jenis rumput laut hijau dari genus Caulerpa
Ada banyak spesies dari genus rumput laut caulerpa. Di indonesia sendiri, spesies yang sering ditemukan mencakup Caulerpa lentillifera, Caulerpa serulata, Caulerpa racemosa, Caulerpa taxifolia, Caulerpa elongata, Caulerpa brachypus, dan lain-lain.
Nah, yang paling populer dan paling sering dimanfaatkan adalah spesies Caulerpa lentillifera, Caulerpa racemosa, serta Caulerpa sertularioides. Spesies C.lentillifera serta C.racemosa ini memiliki morfologi yang sepintas mirip anggur karena memiliki bintil, sering dikenal sebagai anggur laut. Sementara spesies C. sertularioides memiliki morfologi yang lebih runcing. Di Indonesia, tiga spesies caulerpa ini dikenal sebagai Lawi-lawi (sulsel), atau Latoh (jawa).
Kali ini kita akan lebih fokus membahas C. lentillifera dan C. racemosa yang sering dikenal sebagai anggur laut
Ini dia penampakan serta klasifikasinya:
Kingdom: Plantae
Division: Chlorophyta
Class: Bryopsidophyceae
Order: Bryopsidales
Family: Caulerpaceae
Genus: Caulerpa
Species: C. lentillifera
Kingdom: Plantae
Division: Chlorophyta
Class: Bryopsidophyceae
Order: Bryopsidales
Family: Caulerpaceae
Genus: Caulerpa
Species: C. racemosa
Mirip banget kan dengan anggur? secara morfologis, bintil-bintil ini merupakan ujung dari pucuk tangkai rumput laut ini. Diameter dari tiap bintilnya antara 1 hingga 3 mm. Di habitatnya, tangkai utama mereka membentang secara horizontal pada substrat, seperti tipikal keluarga caulerpa lainnya. Pucuk dimana terdapat bintil melayang kearah atas. Ini penampakannya jika dilihat di lingkungan asli:
Nah selain ditemukan di indonesia, C. lentillifera dan C. racemosa juga ditemukan di banyak negara lain. Persebaran dari C.lentillifera mencakup wilayah perairan India, Asia tenggara, Papua Nugini, hingga Jepang, namun ditemukan juga di perairan pantai timur Afrika dan di perairan Hawaii (dimana spesies ini menjadi spesies invasif).
Spesies yang paling banyak ragam pemanfaatannya adalah C. lentillifera karena teksturnya yang lembut dan lebih "berbintil". Di jepang, spesies ini dikenal sebagai umi-budo (kurang lebih artinya anggur laut) dan sering digunakan sebagai panganan mentah atau direndam dalam cuka seperti acar. Selain itu spesies ini juga populer di wilayah filipina, malaysia, dan thailand sebagai panganan mentah / salad. Di belahan dunia lain seperti amerika dan eropa, spesies ini sering disebut sebagai Green caviar atau kaviar hijau.
Demikian pemaparan sedikit mengenai 2 spesies rumput laut caulerpa ini. Semoga bisa menambah wawasan sobat sekalian.
Terus berkarya dan mari kita terus kembangkan potensi bahari Indonesia
RUMPUT LAUT UNTUK BANGSA!
sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Caulerpa_racemosa
http://en.wikipedia.org/wiki/Caulerpa_lentillifera
https://seaweedindustry.com/seaweed/type/caulerpa-lentillifera
http://rmbr.nus.edu.sg/dna/organisms/details/195
http://www.botany.uwc.ac.za/algae/studentassignments/natalieprins97/caulerpa.htm
bagus banget uraiannya,,,
ReplyDelete